Senin, 22 Januari 2001

Cast Away

Cast: Tom Hanks; Helen Hunt; Viveka Davis; Valerie Wildman
Director: Robert Zemeckis
Release Date: 22 Desember  2000

CAST AWAY' dibintangi Tom Hanks, Paul Sanchez, Helen Hunt dan Lari White akan menjadi tontonan yang menegangkan, film ini membawa pengemarnya pada setting Asia yang 'hijau dan subur' sebagai bagian petualangan untuk dapat kembali ke New York. 


Kisah berawal dari Chuck Noland yang diperankan Tom Hanks adalah seorang eksekutif muda di perusahaan jasa raksasa Federal Express (FedEx). Meskipun gila kerja, Chuck tetap memiliki impian untuk hidup berkeluarga. Sebelum perjalanannya meninjau cabang FedEx di Malaysia, Chuck melamar tunangannya Kelly diperankan Helen Hunt. Sayang ia tidak berhasil kembali lagi ke New York untuk menunaikan janjinya menikahi Kelly. Pesawatnya mengalami kecelakaan, dan hanya ia sendiri yang selamat. 


Chuck terdampar di sebuah pulau terpencil tanpa setitik harapan untuk dapat kembali lagi. Dengan kalender yang dibuatnya sendiri, Chuck dapat mengira-ngira berapa banyak waktu yang sudah berjalan. Setelah empat tahun terdampar, Chuck kini mahir menangkap ikan dengan kayu tajam, membuat api secara tradisional, dan terbiasa hidup dalam kesendirian.

Di tengah-tengah kekecewaannya, ia membuka bungkusan paket FedEx yang ada bersamanya. Ada barang-barang yg dapat digunakan oleh Chuck. Bahkan ada sebuah bola voli yang menjadi teman sharing Chuck, Wilson. Hari demi hari, Chuck habiskan dengan berburu makanan utuk bertahan hidup, melihat apakah ada kapal yang lewat dan curhat ke Wilson. Chuck begitu terhibur dengan kehadiran Wilson di sisinya, dia merasa mendapatkan teman berbicara yang bisa diajak cerita di tengah-tengah keterasingan dirinya. Chuck berusaha menggangap Wilson seperti makhluk 'hidup'. Berbicara padanya seolah-olah dia bisa mendengar dan merasakan penderitaan yang dialami Chuck.


Disini saya kembali berpikir tentang hakikat manusia adalah makhluk sosial yang butuh berkomunikasi dan berinteraksi dengan sesamanya, bukan dengan benda, bukan dengan hewan. Ada sisi bagian dari hidup manusia yang membutuhkan relasi dengan sesamanya. Empat tahun kehidupan Chuck di pulau itu, empat tahun pula Wilson selalu setia ter"senyum" menemaninya. Ketidakterpenuhan akan kebutuhan untuk berelasi dengan sesama manusia, mengakibatkan seseorang bersikap "aneh "dan depresi serta dapat mengakibatkan dampak yang serius: berakhir dengan bunuh diri, seperti yang pernah Chuck coba lakukan namun gagal.


Bukan suatu hal yang mudah untuk menjadi seorang 'asing' dalam lingkungan yang benar-benar terasing tanpa kehadiran manusia seorangpun. Ini yang Chuck alami. Ketersendiriannya diisi dengan 'curhat' pada Wilson & memandang foto Kelly,pacarnya yang seolah-olah menemaninya saat itu. Ada suatu harapan untuk Chuck dpt kembali ke kotanya dan menikah dengan Kelly. Harapan ini yang menjadi 'api' yang menghangatkan Chuck di kala ia kedinginan dan kesepian. Harapan ini tidak selamanya menghangatkan Chuck, kedahsyatan alam sekitarnya dan akal logikanya membunuh perlahan-lahan pengharapan itu. Sampai akhirnya Chuck membiarkan pengharapannya hilang terbawa semilir ombak di pantai itu.


Sampai suatu ketika, Chuck menemukan potongan pintu besi pesawat terbangnya yang dapat digunakan sebagai layar pada perahu kayunya. Pengharapannya seketika muncul kembali. Dia pun merancang 'escape'nya dengan matang dan teliti. Perjuangan Chuck untuk dapat keluar dari pulau itu tidak mudah, ombak demi ombak menghantam perahunya. Matahari yang begitu menyengat kulitnya, Dinginnya air laut dan udara di malam hari menjadi 'teman' Chuck selama di laut. Sampai akhirnya Chuck pun harus merelakan kepergian "Wilson" yang telah menjadi teman setianya selama empat tahun.

Minggu, 03 Desember 2000

Charlie's Angels

Cast: Cameron Diaz, Drew Barrymore, Lucy Liu, Bill Murray, Sam Rockwell, Kelly Lynch, Tim Curry, Crispin Glover, Luke Wilson, John Forsythe, Matt LeBlanc, Tom Green, LL Cool J
Director: McG
Writers: Ryan Rowe, Ed Solomon, John August
Release Date: 3 November 2000


Natalie (Diaz), Dylan (Barrymore), dan Alex (Liu) adalah tiga wanita berbakat, tangguh, wanita atraktif yang bekerja sebagai penyelidik pribadi untuk jutawan yang tak terlihat bernama Charlie (disuarakan oleh Forsythe). Charlie menggunakan speaker di kantor untuk berkomunikasi dengan para Angels, dan asistennya Bosley (Bill Murray) bekerja dengan mereka secara langsung bila diperlukan.


The Angels yang ditugaskan untuk mencari Eric Knox (Sam Rockwell), seorang jenius yang menciptakan perangkat lunak sistem pengenalan suara revolusioner dan kepala perusahaan miliknya sendiri, Knox Enterprises. Knox diyakini telah diculik oleh Roger Corwin (Tim Curry), yang menjalankan sebuah perusahaan komunikasi satelit yang disebut Redstar. The Angels menyusup pesta yang diadakan oleh Corwin dan tempat "orang kurus mengerikan" (Crispin Glover) yang terlihat di video pengawasan selama penculikan Knox. Mereka mengejar dan melawan pria kurus, tapi dia melarikan diri. Ketika mereka mengikutinya, mereka malah menemukan Knox.


Setelah The Angels menyatukan kembali Knox dengan mitra bisnisnya Vivian Wood (Kelly Lynch), Charlie menjelaskan bahwa mereka harus memastikan apakah pria kurus telah mencuri perangkat lunak pengenalan suara milik Knox. The Angels menyusup markas Redstar, mengelabui sistem keamanan, dan menanam perangkat dalam komputer pusat yang akan memungkinkan mereka untuk menjelajahi jarak jauh. Mereka mengundurkan diri malam harinya setelah memberikan Bosley (Bill Muray) sebuah komputer laptop yang menghubungkan dengan komputer Redstar.


Dylan mengambil tawaran Knox untuk menghabiskan malam bersamanya, tapi Knox mengkhianatinya malam itu, menjelaskan bahwa ia telah memalsukan penculikan dengan bantuan dari Vivian dan pria kurus. Dia telah menculik Bosley, dan dengan akses ke komputer pusat Redstar, dia bermaksud untuk menggunakan perangkat lunak suaranya dengan jaringan satelit Redstar untuk menemukan dan membunuh Charlie, yang dia percaya telah membunuh ayahnya saat Perang Vietnam.


Charlie's Angels disutradarai oleh McG, dibintangi Cameron Diaz, Drew Barrymore, dan Lucy Liu sebagai tiga wanita yang bekerja untuk sebuah agen investigasi swasta. Film ini didasarkan pada serial televisi dengan nama yang sama dari akhir 1970-an, yang diadaptasi oleh penulis skenario Ryan Rowe, Ed Solomon, dan John August.

Senin, 19 Juni 2000

Dinosaur


Director: Ralph Zondag, Eric Leighton
Writers: John Harrison, Robert Nelson Jacobs, Thom Enriquez, Ralph Zondag
Release Date: 19 Mei 2000


Diceritakan sekawanan dinosaurus yang hidup damai di suatu tempat dikagetkan oleh datangnya Carnotaurus (dinosaurus karnivora, semacam T-Rex). Seekor iguanodon matian-matian melindungi telur-telurnya yang pada akhirnya hancur terinjak, meninggalkan satu telur yang masih utuh.

Telur itu kemudian terbawa arus dan tanpa sengaja menjadi 'oper-operan' oleh dinosaurus-dinosaurus lain. Telur tersebut akhirnya terdampar di pulau seberang, di wilayah tempat tinggal sekawanan lemur. Plio, anak dari kepala suku lah yang pertama mengetahui bahwa itu adalah telur dinosaurus. Plio memutuskan untuk memeliharanya, yang awalnya ditentang ayahnya, Yar. Plio menamakan dinosaurus tersebut Aladar.


 
Tahun berganti tahun, Aladar yang sudah dewasa tumbuh sebagai dinosaurus herbivora dan berkerabat dekat dengan lemur-lemur lainnya. Tanpa disangka, pada suatu sore, sekelompok meteorid melibas habis pulau mereka, menyisakan Aladar, Plio, Yar dan dua anak Plio, Zini dan Suri


Kini merekapun harus mencari tempat yang baru. Perjalan mereka di pulau seberang bermula ketika mereka dihadang oleh raptor dan terselamatkan oleh sekawanan dinosaurus yang bertahan hidup. Pertama kalinya Aladar bertemu dengan spesiesnya. Sekawanan itu, dipimpin oleh Kron, Bruton dan adiknya Neera, memiliki tujuan menemukan tempat tinggal baru. Perjalanan tersebut semakin rumit akibat keegoisan Kron, ancaman Carnatours serta teman-teman Aladar yang baru, Baylene dan Emma, dinosaurus tua yang tidak kuat untuk bergerak cepat.


Visual effect yang dipakai dalam film ini memang over-the-top, real dan terlihat sangat halus. Ditambah lagi dengan score yang beautiful. Perjalanan Aladar yang mendebarkan dipenuhi oleh ketegangan dan haru-biru benar-benar berkesan. Banyak adegan-adegan penuh aksi yang seru untuk ditonton, seperti ketika meteor berjatuhan dan menghancurkan pulau Aladar dan kawanan lemur keluarganya, ketika pertama kali bertemu raptor, dan tentu saja adegan klimaks saat melawan Carnotaurus.

Ada pesan moral dalam kisah ini, yaitu sikap perduli dan saling tolong menolong. Seperti sifat Aladar yang sungguh sangat peduli dengan keluarga nya (walaupun beda spesies) dan juga dinosaurus tua yang tertinggal di belakang kawanan serta jiwa pemberani nya dalam melawan Kron dan Carnotaurus. Kepedulian Aladar kepada para dinosaurus uzur lah yang membuat dinosaurus-dinasaurus tersebut juga ikut bangkit dan kembali memiliki rasa percaya diri.

Jumat, 25 Desember 1998

A Bug's Life

Cast: Dave Foley, Kevin Spacey, Julia Louis-Dreyfus, Hayden Panettiere, Denis Leary, Phyllis Diller, Joe Ranft, David Hyde Pierce, Brad Garrett, Richard Kind, Bonnie Hunt, Jonathan Harris, Madeline Kahn, Roddy McDowall, John Ratzenberger
Director: John Lasseter
Writers: John Lasseter, Andrew Stanton, Donald McEnery, Joe Ranft, Bob Shaw
Produksi: Disney Pixar
Release Date: 25 Nopember 1998


Bagi kehidupan semut tak ada istilah piknik !  Sebab setiap tahunnya sekelompok belalang datang ke bukit semut untuk menerima bahan makanan yang telah dikumpulkan kaum semut. Kebiasaan tersebut berlangsung dari tahun ke tahun dan hal tersebut biasa mereka sebut sebagai "persembahan" bagi kaum belalang.








Flik, seekor semut yang menyebut dirinya sang pemikir, sebenarnya sudah lama ingin agar tradisi tersebut berubah. Satu ketika tanpa disengaja Flik menghanyutkan bahan makanan yang sebenarnya hampir saja terkumpul. Hal tersebut jelas membawa masalah bagi kaum semut.  Sebab pada saat kelompok belalang muncul, mereka tak mendapatkan apa yang mereka inginkan. Kelompok belalang pun memberikan kesempatan kedua bagi kaum semut untuk mengumpulkan kembali bahan makanan yang diperlukan.

Flik pun menggunakan kesempatan tersebut untuk meminta bantuan kelompok kumbang yang sudah lama bermusuhan dengan kelompok belalang. Ia pun kemudian mengembara untuk menemukan kelompok kumbang. 


Namun sayangnya ia hanya bertemu dengan sekelompok anggota sirkus. Dengan waktu yang tersisa, Flik dan teman barunya itu melakukan persiapan untuk menghadapi kelompok belalang. Flik pun berusaha membuat sebuah rencana baru untuk dapat mempertahankan kelompoknya dari serangan para belalang sekaligus memberikan kelompok semut sebuah harapan baru.


Terlihat jelas sekali kalau Pixar memang sebuah studio animasi yang mampu mempertahankan dan meningkatkan kualitas animasinya sejak dulu. Rasanya mereka memiliki sebuah formula rahasia dalam meracik sebuah cerita yang menarik. Semua itu adalah hasil ide cemerlang dari sang sutradara, yaitu John Lasseter yang dicap banyak orang sebagai reinkarnasi Walt Disney saat Disney sendiri sering kehilangan jati dirinya akhir-akhir ini. Kita dimanja oleh animasi yang luwes dan background yang berwarna-warni.



Tema cerita di mana pahlawan kita pada awalnya selalu dianggap remeh dan berusaha disingkirkan oleh orang-orang di sekitarnya lalu ia berusaha untuk memperoleh pengakuan memang klise, tetapi Pixar dapat membuatnya tetap terasa fresh. Hal lain yang menurut saya menarik adalah imajinasi para animator Pixar yang besar. Saya tidak bisa membayangkan bagaimana bisa kumpulan sampah para manusia bisa disusun sedemikian rupa menjadi sebuah kota yang ditinggali oleh para serangga. Pixar mampu menciptakan dunia yang unik di setiap animasinya


Film ini memunyai cerita yang seru ditambah adegan petualangan dan dialog inspiratifnya. Yup film ini inspiratif, dari yang dikatakan ‘the loser’ hingga tepuk tangan meriah mampu memberi semangat untuk menontonnya. Anda bisa menemui serangga-serangga yang mahir sirkus di film ini, tidak masuk akal namun lucu dan tetap inspiratif. 

Kisah Flik yang pantang menyerah demi memperbaiki kesalahannya memang cukup menarik untuk disimak. Bahu membahu meyakinkan para serangga hingga harus berbohong sekalipun. Dengan bantuan beberapa temannya dia berjuang melawan musuh. Karena karakter Flik yang cerdas, kreatif, dan tidak mudah putus asa inilah yang menjadi magnet utama A Bug’s Life. A Bug’s Life memang sebuah tontonan keluarga yang patut disimak.

Senin, 16 November 1998

Bride of Chucky

Cast: Jennifer Tilly; Brad Dourif; Katherine Heigl; Nick Stabile
Director: Ronny Yu
Writers: Don Mancini
Release Date: 16 Oktober 1998


Bride of Chucky (dikenal juga dengan nama Child's Play 4: Bride of Chucky) adalah sebuah film horor yang disutradarai oleh Ronny Yu. Berbeda dengan tiga film Child's Play sebelumnya, film keempat Chucky ini lebih banyak menampilkan sisi komedi berbalut misteri. Brad Dourif masih tetap menjadi pengisi suara Chucky dalam film ini. Chucky sendiri mendapatkan teman baru yaitu Tiffany (dengan pengisi suara Jennifer Tilly). Film ini tidak banyak membahas tentang Charles Lee Ray dan sosoknya sebagai pembunuh seperti dalam tiga film sebelumnya.


Chucky kembali hidup setelah mati seperti yang diceritakan di Child’s Play 3. Kali ini ia mempunyai teman wanita bernama Tiffany, yang sudah lama ia kenal sejak 10 tahun lalu saat Chucky masih bernama Charles Lee Ray dan saat itu ia mentransfer jiwanya pada boneka Good Guy.

Ketika Tiffany bertanya pada Chucky apakah ia akan menikahinya sejak memberinya cincin, Chucky malah menjawab bahwa ia sebenarnya mencuri cincin tersebut dari seorang perempuan kaya karena harganya terlalu mahal bila ia beli sendiri. Harga cincin tersebut sekitar 5000-6000 dollar AS.

Tiffany kembali bertanya, “Jadi, kenapa kamu tidak pernah mengajak aku menikah?” Chucky menjawab, “Apa, apakah aku seorang pembohong besar?” sambil tertawa.

Tiffany kemudian marah dan menjauhi Chucky. Ia lantas pergi ke kamar mandi. Sementara dikamarnya Tiffany menyalakan TV. Sementara itu Chucky kabur dengan menggunakan cincin tersebut. Mengetahui Tiffany sedang ada di kamar mandi, Chucky lalu melubangi tembok kamar mandi dan mendorong TV kedalam kamar mandi. Akibatnya Tiffany kesetrum dan tewas. Kembali lewat ritual voodoo, Chucky memindahkan jiwa Tiffany kedalam sebuah boneka.

Setelah Tiffany hidup kembali, pasangan Chucky dan Tiffany kemudian pergi ke makam Charles Lee Ray untuk mendapatkan sedikit mukjizat. Sebab tanpa begitu, jiwa Chucky dan Tiffany selamanya akan terkurung dalam boneka.


Childs Play adalah salah satu horor yang keren dan lumayan menyeramkan. Demi mengembalikan lagi citranya setelah sekuel yang buruk, muncullah Bride of Chucky yang ditulis langsung oleh sang pencipta Childs Play, sementara kursi sutradara diberikan kepada Ronny Yu.



Ada Tiffany, seorang perempuan sakit jiwa dengan delusi rock n roll. Pecinta boneka yang rela membunuh polisi demi menemukan boneka pembunuh terkenal, Chucky. Setelah melakukan ritual voodoo dan menghidupkan kembali Chucky, Tiffany dibunuh oleh Chucky dan terperangkap dalam boneka perempuan yang tak kalah devilnya.



Mereka berusaha mengembalikan jiwa Chucky ke badan aslinya di New Jersey dengan bantuan pasangan anak muda kasmaran, Jesse dan Jade. Dan bersiaplah tertawa selama 89 menit penuh kelucuan dan keseraman ini.


Sabtu, 01 Agustus 1998

Armageddon

Cast: Bruce Willis, Billy Bob Thornton, Ben Affleck, Steve Buscemi, Liv Tyler
Director: Michael Bay
Writers: Robert Roy Pool, Jonathan Heinsleigh, JJ. Abrams, Tony Gilroy, Shane Salerno
Release Date: 1 Juli 1998


Jika kita melihat kelangit, kita akan menemukan banyak hal menarik. Alam semesta terus bergerak, berubah sebagaimana kehidupan. Banyak fenomena menarik di langit, saat mellihat asteroid yang bergerak di langit sangat indah. Tidak seperti matahari, planet dan bulan, asteroid yang bergerak, terus berubah, jika mereka muncul di langit malam terlihat sangat indah dan dinamis. Banyak hal yang bisa di kaji dari asteroid, orang mengaitkan kepunahan dinosaurus adalah dampak dari asteroid besar yang menabrak bumi. Jika teori ini benar, ini merupakan hal menakutkan, kita akan membayangkan jika asteroid dengan ukuran besar menabrak bumi kekuatannya akan menghabiskan spesies yang ada di muka bumi.

dilihat secara nyata, bahwa asteroid  adalah puing-puing bergerak serta membuat aktifitas. Tidak seperti planet, bulan atau bintang, Pergerakan asteroid memungkinkan bahwa sebuah asteroid bisa memukul bumi ini adalah sebuah kesimpulan masuk akal dan nyata, ada banyak didokumentasikan kasus asteroid kecil memukul bumi meskipun dengan ukuran kecil, meskipun memiliki ukuran kecil, pukulan asteroid mampu membuat kawah yang cukup mengesankan di permukaan bumi.

Banyak cerita tentang asteroid yang melahirkan ide banyak cerita fiksi ilmiah menambahkan gagasan bahwa bentuk-bentuk kehidupan asing menaiki asteroid dating ke bumi dan memulai sebuah “perang dunia” . Menangkap banyak cerita melahirkan imajinasi dan ketakutan para penggemar fiksi ilmiah dan masyarakat umum adalah asteroid lain memukul bumi yang dapat menyapu kehidupan seperti diduga terjadi pada dinosaurus.

film “Armageddon” adalah sebuah cerita yang didasarkan pada ide dan konsep yang entah bagaimana manusia bisa mencegah bencana itu dengan teknologi. Mungkin ini adalah cara terbaik untuk menahan ketakutan dengan menggantinya dengan berbagai sains fiksi ilmiah.

Ceritanya berawal ketika sebuah stasiun angkasa luar di orbit bumi yang sedang dalam misi perbaikan dengan pesawat ulang alik, ketika hujan meteor yang tidak terduga menghantamnya sehingga hancur lebur. Tidak hanya itu, batu-batu meteor yang berukuran kecil ternyata mampu membuat lubang berukuran besar di permukaan bumi seperti yang terjadi pada salah satu kota besar di bumi. Rupanya hujan meteor ini merupakan pendahuluan dari asteroid yang berukuran sebesar Texas. Seorang astonomer amatir yang pertama kali menemukannya, memberitahukan NASA, bahwa asteroid itu menuju ke bumi dalam waktu 18 hari mendatang. Setelah menganalisis penemuan astronomer tersebut, pihak NASA yang dipimpin Dan Truman (Billy Bob Thornton) ternyata mendapatkan kesimpulan yang sangat mengerikan karena asteroid itu dapat mengulangi bencana kiamat seperti yang pernah terjadi sekitar 65 juta tahun lampau. 

Kiamat yang terjadi puluhan juta tahun lalu itu memusnahkan spesies yang pernah menguasai bumi, yakni dinosaurus. Akhirnya Dan Truman pun memberitahu Presiden Amerika Serikat bahwa bencana hantaman asteroid itu terhadap bumi akan  dapat membuat kiamat yang menghancurkan segala kehidupan di permukaan bumi. Setelah mendapatkan berbagai masukan mengenai cara yang dapat mencegah asteroid menghantam bumi, akhirnya diputuskan bahwa penanaman bom nuklir dengan cara pemboran di asteroid yang dianggap paling besar kemungkinan akan keberhasilannya. Masalahnya tidak satupun para astronot profesional yang dimiliki Amerika maupun negara lain memiliki kemampuan untuk membor asteroid tersebut. Akhirnya pihak NASA menoleh pada kemungkinan lain, yakni sebuah kelompok pembor minyak yang dapat melakukan usaha tersebut yang maha sulit, jika tidak bisa dibilang mustahil.

Kelompok pembor minyak pimpinan Harry Stamper (Bruce Willis) memenuhi kriteria tersebut, karena mereka mempunyai reputasi paling tinggi dalam keberhasilan membor lapisan permukaan bumi yang paling keras sekalipun untuk mencari minyak.

Harry, tinggal bersama putrinya Grace disebuah usaha pengeboran minyak lepas pantai. Grace berteman dengan AJ, anak buah Harry. Harry amat menentang ketika AJ berpacaran dengan Grace, anak gadis semata wayangnya. Alasannya, AJ adalah pria yang tak bertanggung jawab, lagipula Harry tak ingin Grace, anak gadisnya yang cantik selamanya hidup dalam pengeboran minyak lepas pantai yang kumuh, jorok dan terpencil, karena AJ tak memiliki keterampilan yang lain selain keterampilan mengebor minyak seperti dirinya.

Singkat kata singkat cerita, karena keahliannya dalam urusan ngebor mengebor ini, Harry dan anak buahnya ditugasi dalam sebuah misi menyelamatkan bumi, dimana mereka akan diterbangkan kedalam sebuah batu granit yang paling besar yang sedang bergerak menuju bumi. Tugas mereka adalah mengebor granit tersebut tepat ditengahnya, meletakkan sebuah bom dan meledakkannya sebelum batu itu menghancurkan bumi.


Dalam pelaksanaannya, tugas ini ternyata sulit untuk dilaksanakan. Banyaknya hambatan yang mereka alami, pesawat pengangkut mereka yang mengalami kerusakan sehingga mereka terpaksa mendarat darurat, terpisahnya mesin pengebor AJ dan Harry karena pendaratan darutan tersebut, sampai rencana peledakan bom yang dilakukan dari bumi padahal Harry dan anak buahnya masih melakukan pengeboran, karena kinerja Harry yang dinilai lamban dan diperkirakan akan gagal, sementara keadaan bumi dan keselamatan penduduknya sudah terancam.



Rasa haru mulai dipancing keluar pada saat ketika mesin pengebor Harry mengalami kerusakan dan membuat mereka putus asa. Ketika itu pula AJ sampai ditempat itu dari usahanya yang tak kenal putus asa dalam menemukan tempat dimana Harry berada karena mereka telah terpisah jauh, dan AJ segera mengambil alih tugas pengeboran.

Pada suatu ketika, Harry menyarankan pengeboran yang dilakukan AJ untuk dihentikan, karena mesin satu-satunya yang masih mereka miliki itu akan rusak apabila terlalu dipaksa. Pada saat itu pula AJ ngotot untuk terus melakukan pengeboran dan meminta Harry untuk mempercayainya sekali ini saja. Antara kebimbangan, akhirnya Harry mengijinkan AJ untuk terus melakukan pengeboran meskipun itu bisa saja beresiko mesin mereka akan rusak, dan itu berarti gagalnya misi mereka dalam menyelamatkan bumi dari kehancuran. Kepercayaan yang Harry berikan ternyata tak dikhianati oleh AJ, terbukti ketika dia mampu melakukan pengeboran dengan kedalaman yang telah ditentukan.

Ternyata tugas mereka belum berhenti sampai disitu. Masalah muncul ketika ternyata detonator jarak jauh bom mengalami kerusakan dan mengharuskan seseorang untuk tetap tinggal dan meledakkan bom itu. Sebuah pengorbanan dituntut dari seseorang diantara mereka demi keselamatan teman-teman seperjuangan mereka dan kehidupan seisi bumi.


Mereka mengadakan pengundian, dan yang paling malang terpilih untuk meledakkan bom adalah AJ. Karena kasihan dan tak sampai hati Harry mengantarkan AJ keluar dari pesawat menuju tempat dimana bom akan diledakkan. Dalam perjalanan, AJ minta Harry untuk menyampaikan pesan kepada Grace bahwa ia amat mencintainya.

Harry yang sebelum pengundian memang telah mengikhlaskan diri untuk meledakkan dirinya tiba-tiba menyerang AJ dari belakang. Membuat pemuda itu gelagapan, dan mendorongnya kedalam lift dan mengirimnya kembali kepesawat. Harry memilih dia yang akan melakukan tugas itu, bukan AJ, masa depan anak gadisnya.


Sebelum melaksanakan tugasnya, melalui webcam Harry meminta maaf kepada Grace dibumi karena tidak bisa menepati janjinya untuk kembali lagi. Dan dalam linangan air mata, Grace mengatakan kepada ayahnya bahwa ia tidak malu memiliki ayah seperti Harry yang hanya berprofesi sebegai buruh pengebor minyak yang miskin, kotor dan bau. Amat mengharukan.

Keadaan semakin buruk ketika situasi diatas batu granit mulai tidak stabil. Batu-batu mulai beterbangan menghantam Harry yang berdiri sendirian diluar angkasa. Harry terpaksa menunggu untuk meledakkan bomnya sebelum pesawat yang mengangkut teman-temannya lepas landas, karena pesawat masih mengalami kerusakan.  Dan ketika akhirnya pesawat yang mengangkut teman-temannya bisa lepas landas, Harry justru tercampak kedalam lubang dan menjauh dari manual detonator bomnya. Padahal batu granit itu jaraknya sudah amat dekat dengan bumi dan beberapa saat berikutnya akan menghancurkan bumi dan segala isinya.

Dibumi, manusia pasrah dengan kiamat yang sudah didepan mata. Orang-orang berkumpul dilapangan, dan saling memanjatkan doa. Sementara teman-temannya Harry didalam pesawat dalam perjalanan menuju bumi menunggu dengan cemas, dan bermaksud ingin kembali karena khawatir terjadi sesuatu pada Harry yang membuat ia belum juga meledakkan bomnya padahal sudah lewat dari waktu yang seharusnya.

Ah… Armagedon, sebuah film yang mampu menguras air mata.

Minggu, 12 Juli 1998

Can't Hardly Wait


Cast: Ethan Embry, Charlie Korsmo, Lauren Ambrose, Peter Facinelli, Seth Green, Jennifer Love Hewitt, Robert Jayne, Michelle Brookhurst
Director: Deborah Kaplan & Harry Elfont
Writers: Deborah Kaplan, Harry Elfont
Realese Date: 12 Juni 1998


Can't Hardly Wait mengandung unsur-unsur klise film remaja, tapi juga mengandung sesuatu yang lumayan menyegarkan untuk sebuah film remaja. Langsung saja ke resensinya, Can't Hardly Wait mencoba menyuguhkan semacam drama-komedi multikarakter ala SMA dengan setting di semacam pesta kelulusan.

Ada enam tokoh utama film ini: Preston Meyers (Ethan Embry), cowok biasa-biasa saja yang di pesta ini bermisi menyatakan cinta pada gadis impiannya, Amanda Beckett (Jennifer Love Hewitt), sebelum esoknya berangkat kuliah; Denise Fleming (Lauren Ambrose), sahabat Preston, tipikal cewek penyendiri dan tidak PD-an yang di pesta tersebut malah bercakap-cakap kembali teman lamanya (yang menurutnya sekarang sudah sombong dan aneh)


Amanda Beckett, tipikal gadis paling cantik seangkatan yang pada dasarnya enggan dengan statusnya itu dan lebih memilih memandang dunia dari sisi lain ketimbang sekedar cantik semata; Mike Dexter (Peter Facinelli), tipe-tipe cowok paling tampan yang paling digilai-gilai cewek-cewek sesekolahan yang baru saja putus dengan Amanda Beckett; 

William Lichter (Charlie Kosmo), tipikal geek dan, tentunya, cowok culun paling pintar di sekolah dengan segudang prestasi tapi seringnya jadi bahan tertawaan yang di pesta ini bermisi membalas dendam pada Mike Dexter tapi malah mendapatkan pengalaman yang lebih heboh lagi; dan terakhir, Kenny Fisher (Seth Green), entahlah, tipikal cowok aneh dengan logat, “I fig-yuh all da bitches in class are gonna be at dat paw-ty,” dengan selera fashion super aneh (plus sebuah kacamata renang), yang sebenarnya dulu pernah jadi teman baik Denise Fleming, dan di pesta ini, dikarenakan sebuah situasi, berusaha berbaikan dengan Denise.

Saya rasa cuma dengan penjelasan di atas sudah cukup kelihatan premise film ini. Keenam karakter utama film ini merukana perwakilan pop culture masing-masing sekaligus mewakili keklisean film-film remaja.

Kalau saya harus memilih dari segi penokohan dan penampilan pemain, saya tertarik dengan penampilan Lauren Ambrose yang memberikan proporsi seimbang antara unsur komikal dan satirika pada tokohnya. Saya juga cukup tertarik dengan penampilan Peter Facinelli yang mengingatkan saya dengan peran-peran Tom Cruise ketika muda. Untuk Jennifer Love Hewitt , penempatannya sebagai tokoh gadis tercantik sesekolah memang cocok .


Secara keseluruhannya, Can't Hardly Wait bisa dibilang film remaja dengan formula yang cukup unik, tapi sayangnya dikotori oleh beberapa keklisean di sana-sini. Walaupun begitu, untuk sebuah drama-komedi remaja, Can't Hardly Wait tetap saja menarik untuk ditonton.